TP PKK Provinsi Jambi Perkuat Literasi Keuangan dan Budaya Kelola Sampah dari Rumah

Oplus_131072

RN, Jambi – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi kembali menggelar kegiatan Rabu Berkah dengan menghadirkan edukasi bagi masyarakat melalui kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi. Kegiatan berlangsung di Halaman Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (5/8/2026) pagi.

Pada kesempatan tersebut, OJK Provinsi Jambi memberikan edukasi mengenai bahaya aktivitas keuangan ilegal agar masyarakat semakin cermat dalam memilih layanan keuangan yang resmi dan berizin. Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi menyampaikan materi mengenai pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga.

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E., (Hesti Haris) mengatakan bahwa kegiatan Rabu Berkah tidak hanya menjadi wadah berbagi sarapan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memberikan pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui Sarapan di PKK ini, masyarakat tidak hanya menikmati sarapan bersama, tetapi juga mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat. OJK mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup memberikan solusi bagaimana mengelola sampah dari rumah, khususnya sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk sehingga bernilai manfaat,” ujar Hesti Haris.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. Sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos untuk menyuburkan tanaman, sedangkan sampah anorganik dapat dikumpulkan terlebih dahulu sebelum dibuang atau didaur ulang.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, Arief Munandar, S.E., menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Jambi yang telah memberikan ruang bagi DLH untuk menyosialisasikan berbagai program lingkungan hidup kepada masyarakat.

Menurutnya, persoalan sampah telah menjadi isu nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menjadi langkah penting dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Pengurangan sampah harus dimulai dari rumah tangga melalui kebiasaan memilah dan memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sementara sampah anorganik dapat didaur ulang sehingga mengurangi beban TPA,” jelas Arief.

Ia menambahkan, pengelolaan TPA memerlukan biaya yang besar, sehingga upaya pengurangan sampah dari sumbernya menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan. DLH Provinsi Jambi berkomitmen terus berkolaborasi dengan TP PKK Provinsi Jambi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, OJK Provinsi Jambi melalui Asisten Manager Mayarizka Chandra turut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengenali dan menghindari aktivitas keuangan ilegal, serta mengajak masyarakat untuk selalu menggunakan layanan jasa keuangan yang legal dan berada di bawah pengawasan OJK.

Melalui sinergi antara TP PKK Provinsi Jambi, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, dan OJK Provinsi Jambi, kegiatan Rabu Berkah diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat, baik di bidang lingkungan hidup maupun literasi keuangan, sekaligus mendorong terciptanya keluarga yang cerdas, peduli lingkungan, dan sejahtera. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan