Peserta Program Sultan Muda Sumsel Tembus 10.334 Orang

Oplus_131072

RN, Palembang – Guberbur Sumsel Herman Deru menyebutkan jumlah peserta Program Sultan Muda Sumatera Selatan mencapai 10.334 orang hingga bulan Juli 2026.

Herman Deru usai membuka kegiatan Sultan Muda Fair 2026, di Palembang, Senin (06/07/2026) mengatakan capaian jumlah peserta tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk meningkatkan kapasitas di bidang kewirausahaan dan literasi keuangan.

“Hari ini disampaikan bahwa peserta Sultan Muda sudah mencapai lebih dari 10 ribu orang, tepatnya 10.334 orang yang telah terdaftar,” katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah bersama OJK dan berbagai pemangku kepentingan terus mendorong peningkatan literasi keuangan digital di kalangan anak muda sebagai bekal menghadapi perkembangan ekonomi berbasis teknologi.

Bacaan Lainnya

Maka dari itu, generasi muda yang memiliki pemahaman mengenai keuangan digital diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru sehingga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menekan angka pengangguran.

“Kita mendengarkan paparan mengenai pentingnya menyiapkan aset terbesar kita, yaitu anak-anak muda yang memahami dunia digital, khususnya yang berkaitan dengan literasi keuangan,” ujarnya.

Herman Deru juga mengapresiasi OJK Sumsel yang memfasilitasi penyelenggaraan Sultan Muda Fair karena dinilai mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem sektor jasa keuangan.

Ia berharap Program Sultan Muda dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

“Kita berharap program Sultan Muda akan terus memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan, dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dan angka pengangguran yang terus menurun,” kata dia.

Sementara itu, Kepala OJK Sumsel Arifin Susanto mengatakan Program Sultan Muda dirancang untuk membentuk wirausaha muda secara bertahap, sehingga peserta tidak berorientasi pada hasil instan.

OJK juga menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan usaha, termasuk di luar jam kerja, agar peserta memperoleh solusi atas berbagai kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usahanya.

“Kami menyiapkan tempat konsultasi, termasuk layanan setelah jam kerja, sehingga peserta dapat berkonsultasi secara gratis apabila menghadapi permasalahan dalam menjalankan usahanya,” kata dia.

Program Sultan Muda Sumsel adalah inisiatif strategis Pemprov Sumsel bersama OJK untuk mencetak 100.000 wirausaha muda baru. Program ini berfokus pada digitalisasi, literasi keuangan, dan hilirisasi produk lokal. (Red/Vid)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan