RN, Jambi – Dunia olahraga Provinsi Jambi berduka mantan atlet nasional sekaligus pelatih panahan Amir Rullah meninggal dunia pada Kamis sore (16/7/2026) di usia 59 tahun di rumah sakit akibat sakit yang dideritanya.
Almarhum Cang Amir panggikan akrab Amir Rullah itu meninggal dunia dengan meninggalkan satu istri dan anak perempuan, sebelum menghembuskan nafasnya masih melatih klub panahan binaanya bersam Yuliana.
Amir Rullah dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah perkembangan panahan di Provinsi Jambi. Selain pernah membela Jambi di kancah nasional, almarhum juga mendedikasikan hidupnya untuk membina atlet-atlet muda di Jambi selama beberapa tahun belakangan ini.
Berkat tangan dinginnya, sejumlah atlet panahan Jambi lahir dan berprestasi di era tahun 2000-an. Beberapa nama besar binaan almarhum di antaranya Yuliana, Megwati, Ridho, Nurniaman, dan atlet lainnya yang mengharumkan nama Jambi di tingkat regional maupun nasional.
Pengurus Pengprov Perpani Jambi Saga Rosa disampingi Yuliana menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum, dimana sebelum menghembuskan nafasnya dia masih melatih di lapangan Garuda, Kodim Jambi meskipun dia derita sakit.
“Pak Amir adalah guru bagi kami semua. Beliau sosok yang disiplin, sabar, dan sangat mencintai panahan. Jasa beliau sangat besar dalam membesarkan panahan Jambi. Banyak atlet berprestasi lahir dari didikan beliau,” ujar Yuliana.
Sementara itu Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi mengatakan kepergian Amir Rullah merupakan kehilangan besar bagi pembinaan olahraga di Jambi.
“Kami kehilangan sosok pembina yang ikhlas dan berdedikasi. Semangat beliau melatih anak-anak Jambi harus kita teruskan. Ini duka untuk kita semua,” katanya.
Dedikasi Amir dalam melatih dinilai menjadi fondasi kuat bagi perkembangan panahan di Jambi. Ketekunan dan semangatnya telah melahirkan generasi penerus yang terus mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan.
Kepergian Amir Rullah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar KONI Jambi, Pengprov Perpani Jambi, para atlet, dan masyarakat olahraga di daerah.
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan segala amal serta jasa-jasanya dalam memajukan olahraga panahan Jambi menjadi amal ibadah.
Almarhum Amir Rullah awalnya bersama dua rekannya Syafruddin Mawi dan Susilo hijrah dari Jakarta ke Jambi pada era tahun 1990 an dan menjadi atlet panahan Jambi sekaligus membina bersama dan mengembangkan olahraga panahan di Provinsi Jambi hingga melahirkan banyak atlet berprestasi nasional.
Amir Rullah Kelahiran Jakarta, 22 Juni 1967 merupakan pensiunan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi, kini membina atlet muda panahan Jambi lewat salah satu klub panahan yang berlatih dilapangan Garuda, Kodim Jambi. (Red)








