Soal Penutupan Jalan dan Penanganan PETI, Polres Bungo Gelar Rapat Lintas Sektoral

Oplus_131072

RN, Bungo – Polres Bungo gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka tindak lanjut pemblokiran jalan umum menuju Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuamg, dan penanganan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo, Jambi, Rakor berlangsung di Aula Polres Bungo, Minggu (27/09/2026).

Rakor tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Bungo Ustadz Tri Wahyu Hidayat didampingi Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino,S.I.K,dan Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Jambi AKBP Doni Wahyudi, S.I.K, turut hadir Wakapolres Bungo Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H.; Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Jambi AKBP Doni Wahyudi, S.I.K.; Kanit A Subdit Ekonomi Ditintelkam Polda Jambi Kompol Asih Fahmayani, S.H., M.H.; Kasat Intelkam Polres Bungo AKP Fajar Nugroho; Kasi Propam Polres Bungo Iptu Amrullah; Kapolsek Pelayang Iptu Afandi Anora, S.H.; Danramil 416-06/Muara Bungo Kapten Arh Zuriad; Pasi Intel Kodim 0416/Bute Kapten Inf. Syaiful Anwar; Asisten II Setda Kab. Bungo H. Dedy Irawan, S.E., M.M.; Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kemasyarakatan Dr. Khaidir Yusuf; Plh. Kadis Lingkungan Hidup Kab. Bungo Dasmardi; Kabid Pemdus Dinas PMD Kab. Bungo Trisno Putra Utomo, S.P.; Anggota DPRD Kab. Bungo Komisi III Hermanto, S.H.; Anggota DPRD Kab. Bungo Mutia Sari, S.IP.; Camat Bathin II Pelayang Haspadilah; Camat Limbur Lubuk Mengkuang Samsir; Datuk Rio Peninjau dan Datuk Rio Limbur Lubuk Mengkuang; Kades Peninjau Arizal; Perwakilan masyarakat Kecamatan Bathin II Pelayang; dan Para tamu undangan lainnya

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, menyampaikan keprihatinanya atas terjadinya pemblokiran jalan kembali setelah sebelumnya terdapat komitmen untuk membuka portal. Wakil Bupati Bungo atas nama Pemerintah Kabupaten Bungo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat maupun pihak kepolisian atas lambatnya respons pemerintah dalam menangani permasalahan sehingga berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Wakil Bupati Bungo meminta Camat, Pemerintah Dusun, lembaga adat, tokoh masyarakat, tokoh agama serta para Rio untuk bersama-sama turun ke lapangan guna melakukan koordinasi dan mencari penyelesaian permasalahan.

Selain itu Wakil Bupati Bungo menegaskan Pemerintah Kabupaten Bungo akan turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi lapangan serta berkoordinasi dengan masyarakat dan instansi terkait.

 

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, S.I.K., dalam penyampaiannya, menyayangkan terjadinya aksi pelemparan terhadap personel Polres Bungo pada saat melaksanakan kegiatan di lapangan. Dan mengatakan bahwa personel Polres Bungo sejak awal telah turun ke lokasi dan mengupayakan penyelesaian melalui mediasi.

“Kehadiran Polres Bungo di wilayah Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang dan Bathin II Pelayang bertujuan menyelesaikan permasalahan secara tuntas serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif, “sebut Kapolres Bungo.

“Selanjutnya untuk mengembalikan kondisi sungai agar lebih jernih, diperlukan komitmen bersama untuk menghentikan aktivitas PETI serta mengosongkan alat berat, mesin dompeng dan peralatan PETI lainnya dari lokasi,”ujar AKBP Zamri Elfino.

Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino menambahkan, atas permohonan maaf dari orang tua pelaku pelemparan terhadap personel, pihaknya menerima permohonan maaf tersebut.

Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Jambi AKBP Doni Wahyudi, S.I.K, mengungkapkan bahwasanya permasalahan utama yang dirasakan masyarakat adalah kondisi air sungai yang keruh dan diharapkan kembali jernih. Menurutnya kondisi tersebut tidak hanya disebabkan oleh penggunaan alat berat, tetapi juga aktivitas mesin dompeng dan faktor lainnya yang berkaitan dengan kegiatan PETI.

AKBP Doni Wahyudi meminta masyarakat mempercayakan penyelesaian permasalahan kepada pemerintah dan aparat terkait serta bersama-sama mendukung upaya pemberantasan PETI. Ia mengingatkan agar permasalahan tidak berkembang menjadi konflik sosial maupun menimbulkan gangguan kamtibmas yang lebih luas.

Selanjutnya, penyampaian dilanjutkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Bungo Mutia Sari, S.IP, kemudian penyampaian dari Datuk Rio Peninjau, dan dilanjutkan penyampaian dari perwakilan masyarakat Kecamatan Bathin II Pelayang oleh Saudara Agus, kemudian penyampaian dilanjutkan dari Camat Bathin II Pelayang, oleh Haspadilah.

Dari Rakor Lintas Sektoral tersebut menghasilkan kesepakatan yaitu:

  1. Pihak keluarga/orang tua pelaku pelemparan terhadap personel Polres Bungo telah menyampaikan permohonan maaf dan pihak Polres Bungo menerima permohonan maaf tersebut.

  2. Terhadap anak yang melakukan pelemparan akan diberikan pembinaan dan arahan oleh Kepala Desa agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

  3. Camat, Pemerintah Desa, lembaga adat dan para Rio akan melakukan mediasi serta sosialisasi kepada masyarakat yang masih melakukan pemblokiran jalan untuk segera membuka portal dan tidak melakukan pemblokiran kembali.

  4. Pemerintah Kabupaten Bungo akan turun langsung ke lokasi bersama instansi terkait untuk melakukan pengecekan kondisi lapangan dan mencari solusi terhadap permasalahan PETI serta dampaknya terhadap kondisi air sungai.

  5. Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya penertiban aktivitas PETI, dengan melibatkan dan meminta pendampingan aparat penegak hukum serta instansi terkait.

  6. Satgas PETI akan meningkatkan koordinasi dan komitmen dalam upaya pencegahan dan penindakan terhadap aktivitas PETI di wilayah Sungai Batang Bungo.

  7. Seluruh pihak sepakat mengedepankan koordinasi lintas sektoral, mediasi dan pendekatan persuasif guna mencegah berkembangnya permasalahan menjadi konflik sosial serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.(Din007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan