RN, Sarolangun – Pembukaan
Musabaqoh Tilawatil Qur’an ke-22 tingkat
Kabupaten Sarolangun yang di gelar di lapangan Bola Kelurahan Sungai Benteng Kecamatan Singkut, pada Selasa malam (13/07/2026) berlangsung meriah dan khidmat.
Ribuan warga setempat tampak tumpah memadati arena lomba. Selain masyarakat, kehadiran utusan peserta MTQ dari seluruh kecamatan yang ada dalam dalam Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko semakin menambah semaraknya Susana pada
Malam pembukaan MTQ ke 22 tingkat kabupaten Sarolangun propinsi Jambi ini .
Tampak hadir para pejabat porkompimda dan unsur pimpinan DPRD kab Sarolangun, para camat dan unsur OPD.
Perhelatan MTQ ke 22 tingkat Kabupaten ini
di hadiri sekaligus di buka oleh H Hurmin, SE
Bupati Sarolangun di dampingi Wabup Gerri
Trisadwika, Wakil Bupati Sarolangun.
Acara pembukaan MTQ ke 22 ini di awali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan di lanjutkan pembacaan doa oleh mantan Bupati Sarolangun, DR Maryadi Syarif, MPdi.
Plt Kemenag Sarolangun, Ali Murtadho
Dalam sambutannya mengatakan, bahwa di
Zaman yang serba cepat ini dunia menawarkan begitu banyak cahaya tetapi tidak semua membawa manusia menuju ke benaran.
“Layar-layar handphone menyala hampir sepanjang waktu impormasi datang tanpa batas kemajuan teknologi adalah nikmat yang patut disyukuri namun tanpa petunjuk Al-Qur’an teknologi dapat menjadi kendaraan yang melaju tanpa arah, ilmu pengetahuan maupu menjadi manusia hebat , tetapi hanya Alquran yang mampu menjadikan manusia bermartabat,” ujarnya.
Ketua pelaksana sekaligus Camat Singkut,
Muhammad Maini dalam laporan mengungkapkan bahwa pada MTQ ke 22 tingkat kabupaten Sarolangun di Kecamatan Singkut diikuti oleh 550 kafilah dari seluruh Kecamatan yang ada di kab Sarolangun.
Para peserta akan mengikuti kompetisi
Pada tujuh cabang lomba yang terbagi dalam 19 kategori.
Tema yang diangkat dalam MTQ ini adalah, melalui teme MTQ ke- 22 tingkat kabupaten Sarolangun ,kita wujudkan generasi yang agamis, berakhlak menuju Sarolangun maju.
Pada pembukaan, Bupati Sarolangun H Hurmin SE yang di dampingi oleh Wabup Gerry trisadwika, mengajak segenap masyarakat untuk kembali menjadikan Al-Qur’an jadi sebagai pedoman hidup di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.

“Dari itu saat ini banyak masyarakat yang lebih akrab dengan internet di bandingkan Al, Quran nurkarim, sehingga nilai nilai yang terkandung di dalamnya mulai terabaikan jangankan membacanya membuka saja terkadang kita enggan seolah olah untuk kebutuhan rohani telah bergeser oleh kebutuhan duniawi. sedangkan Al, Qur’an adalah bekal untuk menyelamatkan kita didunia maupun akhirat,” katanya.
Melalui MTQ ini, Bupati berharap agar masyarakat Sarolangun tetap menjaga kebutuhan rohani ketimbang duniawi. (Asm)








