Orang Tua Almarhum Dimas Andrean Resmi Buat Laporan ke Polres Sarolangun

Oplus_131072

RN, Sarolangun – Romi Yanto orang tua dari almarhum Dimas Andrean resmi membuat laporan ke Polres Sarolangun, hal ini dilakukan untuk mencari keadilan terkait penyebab kematian Putranya, Dimas Andrean yang terjadi di pondok pekerja PETI di wilayah Desa Pulau Salak Baru, Kecamatan Batang Asai pada 2 Agustus 2026 lalu.

Laporan polisi terkait hal tersebut diatas mengacu surat laporan polisi No/LP/B/97/VIII/2026/SPKT/ Polres Sarolangun tertanggal 6 Agustus 2026, pukul 12.46 WIB.

Dalam keterangan yang di sampaikan oleh pihak keluarga bahwa laporan resmi ke kepolisian itu, langsung dilakukan oleh orang tua korban yakni Romi Yanto.

Sumber dari pihak keluarga korban tersebut berharap dengan laporan resmi ke polres, ini kematian almarhum Dimas dapat bisa terungkap.

Bacaan Lainnya

“Karena kita menilai bahwa adanya kejanggalan terkait kematian korban kejanggalan salah satunya yakni luka pada bagian lehernya. Kami yakin, itu bukan sayatan dari pisau karter. Mana mungkin luka menganga sebesar itu pakai karter, ” ujar sumber tersebut.

“Selain itu yang lebih meyakinkan kita dari pihak keluarga, pada pisau karter itu tak ada bercak darah meskipun dalam kondisi ada di tangan almarhum. Posisi dari Pisau karter itu seperti belum di gunakan karena mata pisau masih berada di dalam gagangnya, dan tak ada bekas darahnya,” imbuh sumber itu.

Informasi yang didapat pihak keluarga, terdapat sejumlah pekerja yang berada dilokasi sesaat sebelum korban ditemukan tewas. “Para pekerja itu bisa dipanggil untuk dimintai keterangan guna mengungkap kasus ini,” ujar sumber.

Terkait laporan Romi Yanto ke Polres, masih lanjut sumber ini, Senin (10/08/2026), Sari kakak dari almarhum Dimas Andrean, telah diminta keterangan sebagai saksi terkait kematian Dimas Andrean. (Asm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan