RN, Jambi – Perhelatan Musda Golkar kabupaten/kota se propinsi Jambi menyisakan satu DPD Golkar kota Sungai Penuh yang sampai hari ini belum melaksanakan Musda.
Sebagaimana diketahui para pimpinan kecamatan pemilik suara musda ramai-ramai menyampaikan protes keras terkait adanya Muscam penggantian seluruh pimpinan kecamatan dan pengurus kecamatan yang belum habis masa periode diduga bertujuan ingin memuluskan langkah Incumbent menghadapi Musda Golkar kota Sungai penuh.
Juru Bicara Golkar Propinsi Jambi Jefri B Pardede, saat dihubungi awak media, Selasa (5/5/2026) membenarkan dan menyatakan dinamika tersebut adalah hal biasa dalam perjalanan roda organisasi partai.
Menurutnya, Jefri, Golkar adalah partai sistim yang selalu konsisten menegakan aturan konstitusi partai, tahapan dan mekanisme sesuai aturan AD/ART dalam Peraturan Organisasi dan Juklak tata cara pelaksanaan Musda Golkar semua tertib diatur dan bisa dipahami.
“Yang lebih penting sesuai arahan DPP dan Ketua Cek Endra menekankan kepada semua kader dalam menghadapi dinamika berkembang tersebut tentu harus bisa mengedepankan semangat konsolidasi,” kata Jefri.
Jefri mengungkapkan, pelaksanaan Musda sudah molor dua bulan dan berdasarkan informasi yang diterima bahwa sekjen DPD Golkar Propinsi Ivan Wirata sudah memanggil para pihak dengan memberikan waktu dua minggu untuk melakukan konsolidasi hingga sampai hari pelaksanaan Musda yang akan digelar 14 Mei mendatang.
“Hari ini DPD Golkar kota Sungai Penuh sudah membentuk kepanitiaan SC dan OC, dijadwalkan Musda akan digelar di Jambi, DPD Golkar Propinsi Jambi pastinya akan memfasilitasi agar pelaksanaan Musda Golkar kota Sungai Penuh bisa berjalan aman, tertib dan lancar,” ujar Jubir DPD I Golkar Jambi ini. (Red)








