Ribuan Pelajar di Kota Jambi Terima Bantuan Pendidikan

RN, Jambi – Harapan ribuan anak dari keluarga kurang mampu di Kota Jambi untuk menyambut tahun ajaran baru dengan lebih percaya diri akhirnya terwujud. Pemerintah Kota Jambi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi kembali menggelontorkan bantuan biaya pendidikan dan seragam sekolah senilai Rp1,8 miliar bagi siswa dari jenjang TK, SD hingga SMP.

Penyaluran bantuan dalam Program Bantuan Pendidikan dan Seragam SekolahTahap XXV Tahun 2026 itu dilaksanakan di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (11/7/2026). Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Ketua Baznas Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergi Pemerintah Kota Jambi dan Baznas dalam memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Dana yang disalurkan berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN) serta para muzakki di Kota Jambi.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dijaga bersama. Karena itu, pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan Baznas agar manfaat zakat dapat langsung dirasakan masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.

Bacaan Lainnya

“Hari ini bukan hanya penyerahan bantuan pendidikan, tetapi juga bentuk kepedulian bersama kepada generasi penerus. Selain bantuan untuk siswa, kita juga memberikan apresiasi kepada calon Paskibraka yang lolos ke tingkat nasional serta berbagai penerima beasiswa lainnya. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp1,8 miliar,” kata Maulana.

Penerima bantuan merupakan pelajar dari keluarga fakir dan miskin yang masuk dalam kategori mustahik. Siswa SD menerima bantuan tunai sebesar Rp400 ribu disertai dua stel seragam sekolah, sedangkan siswa SMP memperoleh bantuan sebesar Rp500 ribu.

Menurut Maulana, keberhasilan Baznas Kota Jambi dalam menghimpun dana umat patut diapresiasi. Hingga Juni 2026, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah telah mencapai sekitar Rp8 miliar, angka yang dinilai berpotensi meningkat hingga dua kali lipat sebelum akhir tahun.

Besarnya dana yang berhasil dihimpun, lanjutnya, akan menjadi modal penting untuk memperluas berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin manfaat zakat semakin luas. Tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga program khitan gratis sepanjang tahun bagi warga kurang mampu, bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan biaya pengobatan, hingga program nikah gratis bagi keluarga yang tidak mampu. Semua itu merupakan amanah masyarakat yang harus kami kelola sebaik-baiknya,” ujarnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. Menurutnya, setiap rupiah yang dihimpun akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk program-program yang memberikan manfaat nyata.

Ketua Baznas Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, mengungkapkan bahwa pada penyaluran tahap ini bantuan diberikan kepada 108 siswa TK, 2.430 siswa SD, serta 780 siswa SMP di Kota Jambi.

Selain itu, Baznas juga menyediakan sekitar 900 paket bantuan bagi siswa SD dan SMP sederajat yang bersekolah di luar sekolah negeri. Nominal bantuan yang diberikan tetap disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni Rp400 ribu untuk siswa SD dan Rp500 ribu bagi siswa SMP.

Padli menyebut keberhasilan program tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Jambi yang selama ini terus membangun kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para orang tua sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita. Pendidikan adalah jalan terbaik untuk memutus rantai kemiskinan,” ujarnya.

Bantuan pendidikan dan seragam sekolah ini diprioritaskan bagi keluarga kategori desil 1 hingga desil 4, yakni kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang rentan mengalami kesulitan mengakses pendidikan. Melalui program ini, Pemerintah Kota Jambi dan Baznas berharap seluruh anak di Kota Jambi memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tanpa harus terkendala persoalan ekonomi.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan