Proyek Turap Rp989 Juta di Sako Baru Dipertanyakan, Diduga Dikerjakan Asal-Asalan

Oplus_131072

RN, Palembang – Pelaksanaan proyek pembangunan dinding penahan tanah (turap) aliran sungai di Kelurahan Sako Baru kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Proyek infrastruktur milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan ini menuai kritik pedas lantaran kualitas pengerjaannya diduga kuat tidak memenuhi standar pelaksanaan umum dan terkesan asal-asalan.

Berdasarkan hasil investigasi langsung di lapangan, ditemukan berbagai kejanggalan fisik pada bangunan turap yang dikhawatirkan tidak akan bertahan lama dan berpotensi memicu kerugian keuangan negara.Proyek bernilai fantastis sebesar Rp989.631.000 ini secara resmi tercatat sebagai program anggaran tahun 2025, namun baru direalisasikan di lapangan pada tahun 2026 ini.

Pihak ketiga yang bertanggung jawab penuh sebagai pelaksana kontrak adalah CV Fathan Perkasa. Lemahnya hasil pengerjaan di kawasan Sako Baru tersebut memicu pertanyaan besar dari masyarakat mengenai fungsi kontrol dari dinas terkait.

 

Publik kini mendesak pihak PU Pengairan untuk segera turun tangan mengevaluasi kinerja kontraktor dan memperketat pengawasan, agar uang rakyat tidak terbuang sia-sia untuk infrastruktur yang ringkih,karena menggunakan anggaran APBD kota palembang.

Bacaan Lainnya

RN masih berusaha mengkonfirmasi kontraktor pelaksana serta pihak dinas terkait soal proyek ini. (Vid/Far)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan