Rekomendasi Penutupan Helens Play Mart Dicuekin Pemkot Jambi, Ketua Komisi I DPRD Diam

Oplus_131072

RN, Jambi – Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi, Rio Ramadhan menolak memberikan tanggapan terkait diabaikannya (Diam, red)rekomendasi penutupan permanen tempat hiburan malam Helens Play Mart oleh Pemerintah Kota Jambi.

Dikonfirmasi melalui aplikasi pesan WhatsApp, Kamis 3 September 2026, politisi muda PAN ini menolak memberikan tanggapan.

Demikian saat coba ditemui di gedung DPRD Kota Jambi, Senin (07/09/2026), Rio enggan menemui RN. Bahkan upaya konfirmasi melalui aplikasi pesan WhatsApp, kembali tidak direspon.

Diketahui, Komisi I DPRD Kota Jambi, merekomendasikan penutupan permanen Helen Play Mart. Keputusan ini diambil saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama LAM Jambi dan FPI Jambi, 13 Februari 2025.

Bacaan Lainnya

Namun dalam perjalanan, Pemkot Jambi tetap menerbitkan izin hingga tempat hiburan malam Helens Play Mart tetap beroperasi hingga saat ini.

Penerbitan izin operasional Helens Play Mart yang mengabaikan rekomendasi Komisi I DPRD Kota Jambi, ditentang Aliansi Demokrasi Kubu Jambi.

Dalam beberapa bulan belakangan ini, Aliansi Demokrasi Kubu Jambi menggelar aksi unjuk rasa meminta agar Walikota Jambi meninjau ulang penerbitan izin dan mengikuti rekomendasi Komisi I DPRD Kota Jambi untuk menutup secara permanen Helens Play Mart.

Selain itu, Aliansi Demokrasi Kubu Jambi juga mendorong pimpinan komisi I DPRD Kota Jambi untuk menggunakan hak politik lain sebagai wakil rakyat hingga Pemkot Jambi mematuhi rekomendasi yang telah mereka keluarkan.

Diberitakan sebelumnya, Puluhan massa dari Aliansi Demokrasi Kubu Jambi, Selasa (01/09/2026) menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kota Jambi. Unjuk rasa ini merupakan aksi ke enam yang dilakukan dalam beberapa bulan ini.

Aktivis Aliansi Demokrasi Kubu Jambi, Anwar mengatakan, tuntutan aksi ini sama dengan aksi-aksi sebelumnya, yakni mendorong Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi, Rio Ramadhan, untuk melanjutkan rekomendasi awal yakni menutup Helens Play Mart.

“Rio Ramadhan, Anda jangan takut dengan Walikota dr Maulana. Anda sedang tidak dalam posisi menyelesaikan masalah internal PAN, bahwa Maulana itu pimpinan partai anda. Sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi, anda dalam posisi sejajar dengan Walikota dr Maulana,” ujar Anwar.

Anwar mendorong Rio Ramadhan untuk menggunakan hak-hak lain sebagai anggota DPRD hingga Pemkot Jambi melaksanakan rekomendasi Komisi I DPRD Kota untuk menutup permanen Helens Play Mart.

“Demi kepentingan masyarakat banyak, saudara Rio Ramadhan harus menggunakan hak lainnya agar Pemkot Jambi segera menutup permanen tempat mabuk-mabukan itu,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Aliansi Demokrasi Kubu Jambi mempertanyakan sikap Lembaga Adat Melayu Jambi dan FPI Jambi. “Kemana LAM Jambi dan FPI Jambi, dulu kalian ngotot menutup permanen Helens Play Mart, kenapa sekarang diam,” katanya. (Ary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan