Tingkat Partisipasi TKA SD/MI Sederajat Tinggi

Oplus_131072

RN, Jakarta – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI/sederajat di berbagai daerah menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi. Berdasarkan pemantauan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di berbagai daerah, TKA berlangsung dengan lancar dan tertib. Hal ini mencerminkan kesiapan sekolah sekaligus kuatnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung proses belajar murid.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, TKA diikuti oleh 48.675 peserta didik. Dari total 2.014 sekolah peserta, hampir seluruhnya melaksanakan secara mandiri dengan moda daring. Hal tersebut menunjukkan kesiapan infrastruktur digital serta pengelolaan pelaksanaan yang baik di tingkat sekolah.

Di Provinsi Riau, partisipasi juga tercatat mendekati 100 persen. Pelaksanaan berlangsung lancar dengan suasana yang tertib dan kondusif. Kepala SD Negeri 009 Kayu Kapur Kota Dumai, Susilawati Lestari, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan di sekolahnya berlangsung baik.

“Pelaksanaan TKA berjalan dengan lancar dan tertib. Peserta didik mengikuti tes dengan penuh semangat dan rasa percaya diri. Pengawas serta seluruh panitia juga bekerja dengan baik, sehingga suasana ujian terasa nyaman dan kondusif,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pengalaman tersebut juga dirasakan langsung oleh murid. Qonita Annisa, salah satu siswa murid SDN 009 Kayu Kapur, mengaku mampu menyesuaikan diri menghadapi tes. “Di awal saya merasa cukup tegang, tetapi setelah membaca soal sudah mulai santai. Soal-soal yang diberikan cukup menantang. Saya ingin mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk ujian berikutnya,” tuturnya.

Sementara itu, di Provinsi Nusa Tenggara Barat, pelaksanaan TKA diikuti oleh 100.060 murid dari 4.117 satuan pendidikan. Pada gelombang awal, sebanyak 77.894 murid dari 3.133 satuan pendidikan telah mengikuti TKA. Untuk SDLB sendiri, sebanyak 41 satuan pendidikan turut mengikuti pelaksanaan tes.

Di Provinsi Bengkulu, sebanyak 34.694 murid dari 1.526 satuan pendidikan mengikuti TKA dengan antusiasme tinggi. Guru SD Islam Al Azhar 51 Kota Bengkulu, Abdul Azis, menyampaikan bahwa kesiapan murid terlihat dari suasana ujian yang lebih tenang dan positif.

“Pada awalnya murid mungkin merasa jenuh, namun saat pelaksanaan TKA, mereka terlihat lebih tenang dan siap. Bahkan, senyum terlihat dari wajah murid saat keluar dari ruang ujian,” ungkapnya.

Berbagai gambaran di lapangan menunjukkan bahwa TKA tidak lagi dipersepsikan sebagai ujian yang menegangkan, melainkan sebuah proses belajar. Suasana yang tenang, kesiapan yang matang, serta dukungan dari lingkungan belajar menjadikan TKA sebagai pengalaman yang bermakna bagi murid.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengapresiasi tingginya partisipasi dan kelancaran pelaksanaan TKA di berbagai daerah.

“Laporan yang kami terima, alhamdulillah semua berjalan lancar. Hanya ada beberapa daerah yang menjadwalkan susulan karena kondisi gempa bumi, sehingga anak-anak belum merasa aman. Bagi mereka yang belum dapat mengikuti, akan dijadwalkan ujian susulan saat kondisi sudah memungkinkan,” ujarnya.

Partisipasi yang tinggi ini menunjukkan pelaksanaan TKA berjalan baik dan diterima luas. Ke depan, TKA diharapkan tetap berjalan konsisten dalam memberikan gambaran capaian belajar murid secara menyeluruh.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan