Bank Jambi Konsisten Berkontribusi Program Pendidikan dan Sosial

Oplus_131072

RN, Merangin – Pemerintah Provinsi Jambi dan Bank Jambi menegaskan komitmennya mendukung pengembangan pendidikan berbasis keagamaan. Hal ini ditunjukkan dengan hadirnya Gubernur Jambi, Al Haris, pada Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Sulthon Fattah Tahun 2026 di Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin.

Pada Haflah ini, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp20 juta yang berasal dari dukungan Bank Jambi. Bantuan itu diberikan secara langsung kepada pengasuh Pondok Pesantren Sulthon Fattah sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan fasilitas pesantren.

Gubernur Jambi mengungkapkan keberadaan pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat. Karena itu, dukungan terhadap lembaga pendidikan Islam harus terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Pesantren merupakan salah satu pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan serta meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang ada,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengapresiasi peran Bank Jambi yang secara konsisten berkontribusi dalam berbagai program sosial dan pendidikan di daerah. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan di Provinsi Jambi.

Sementara itu, pengelola Pondok Pesantren Sulthon Fattah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Jambi dan Bank Jambi. Bantuan tersebut dinilai akan sangat membantu pengembangan pesantren, terutama dalam menunjang kegiatan belajar mengajar dan pembinaan para santri.

Haflah Akhirussanah berlangsung khidmat, dihadiri tokoh masyarakat, wali santri, alim ulama, serta sejumlah pejabat daerah. Selain menjadi momentum pelepasan santri, acara itu juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat dukungan bersama terhadap kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Merangin.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan