Santri Keluhkan Fasilitas dan Sarana Pendidikan di Ponpes Al Midad

RN, Muba – Pondok Pesantren Al-Midad di Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, menuai sorotan tajam dari wali santri dan masyarakat terkait buruknya fasilitas serta standar kelayakan sarana pendidikan.

Sorotan ini mencuat setelah salah seorang santri mengeluhkan kondisi harian di dalam pesantren yang dinilai jauh dari kata layak.

Saat ditemui pihak Reportase Nusantara, salah seorang santri mengungkapkan, fasilitas air bersih yang digunakan sehari-hari sangat buruk, sistem keamanan lingkungan minim, dan menu makanan yang diberikan dinilai tidak manusiawi serta tidak memenuhi standar gizi.

Selain masalah fasilitas, pondok pesantren yang dipimpin oleh alumni IAIN/UIN, KH Imam Apandi, M.Pd.I., ini juga diterpa isu miring mengenai dugaan adanya intervensi atau kontribusi dari salah satu lembaga partai politik, yaitu PKS, dalam pendiriannya.

Keluhan mendalam dari para santri ini mulai ramai diperbincangkan pada Agustus 2026. Kondisi tersebut memicu desakan luas dari masyarakat dan wali santri agar Kementerian Agama serta pemerintah daerah segera turun tangan.

Instansi terkait diminta mengevaluasi ulang izin operasional Pondok Pesantren Al-Midad secara menyeluruh demi menjamin hak anak bangsa mendapatkan pendidikan agama yang sehat, aman, dan berkualitas dan dapat melahirkan sumberdaya manusia yang berkualitas.(Vid/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan