Jalan Nasional Jambi–Muara Bulian Mulai Memprihatinkan, Sejumlah Titik Rusak dan Retak Ancam Keselamatan

Oplus_131072

RN, Batanghari – Kondisi sejumlah titik Jalan Nasional Jambi–Muara Bulian kembali menjadi sorotan. Hasil dokumentasi lapangan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, menunjukkan adanya kerusakan badan jalan berupa retakan memanjang, permukaan yang terkelupas, lubang hingga bagian konstruksi jalan yang tampak mengalami kerusakan.

Dokumentasi tersebut diambil di sejumlah titik wilayah Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, Jambi, di antaranya kawasan Pulau Betung, Simpang Kubu Kandang, Tebing Tinggi dan Lopak Aur.

Pada salah satu titik di Pulau Betung, terlihat kerusakan cukup mencolok berupa retakan dan bagian permukaan beton yang terkelupas. Pada titik lainnya, terdapat bagian badan jalan yang mengalami kerusakan hingga membentuk lubang dan celah pada permukaan jalan.

Sementara di kawasan Lopak Aur, kerusakan terlihat berupa retakan memanjang di tengah badan jalan yang membentang cukup panjang. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena ruas tersebut merupakan jalur yang digunakan masyarakat dan kendaraan angkutan antardaerah.

Bacaan Lainnya

Jalan Jambi–Muara Bulian sendiri merupakan ruas jalan nasional dan menjadi salah satu jalur penting yang menghubungkan Kota Jambi dengan Kabupaten Batang Hari.

Masyarakat mendorong Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah Jambi segera Turun ke Lapangan

Melihat kondisi tersebut. BPJN Jambi diminta tidak menunggu sampai kerusakan semakin parah atau sampai terjadi kecelakaan baru dilakukan penanganan.

Terlebih, BPJN Jambi memang memiliki kewenangan dalam penanganan ruas jalan nasional. Pada 2026, BPJN Jambi juga tercatat melakukan survei dan koordinasi untuk menangani titik bermasalah pada ruas jalan nasional lainnya di Jambi.

Bina Marga Kementerian PU

Masyarakat meminta dilakukan audit kondisi konstruksi, pemeriksaan kualitas pekerjaan serta penanganan permanen terhadap titik-titik yang mengalami kerusakan.

“Jangan tunggu jalan semakin hancur dan jangan tunggu ada korban. Kalau sudah terlihat retak, berlubang dan konstruksinya mulai rusak, harus segera ditangani,” demikian aspirasi yang disampaikan terkait kondisi jalan tersebut.

Selain pemerintah, masyarakat juga meminta pengguna jalan, khususnya kendaraan bertonase besar, untuk mematuhi ketentuan muatan dan keselamatan lalu lintas. Sebab, kondisi jalan nasional yang mengalami kerusakan harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya setelah terjadi kecelakaan.

Pemerintah pusat melalui BPJN Jambi diharapkan segera turun melakukan pengecekan menyeluruh terhadap ruas Jambi–Muara Bulian, menentukan tingkat kerusakan, serta memastikan setiap titik yang membahayakan pengguna jalan mendapatkan penanganan. Jangan sampai jalan nasional baru diperbaiki setelah kerusakan semakin parah dan masyarakat menjadi korban. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan