29.6 C
Lombok
Sabtu, November 26, 2022
Beranda BERITA PD KAMMI Mataram Gelar Diskusi; SE Harum Apa Kinerja Pemerintahan Kota Mataram...

PD KAMMI Mataram Gelar Diskusi; SE Harum Apa Kinerja Pemerintahan Kota Mataram ?

Reportasenusantara.com – Mataram, Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Mataram gelar Diskusi Publik pada Senin, (29/8).

Diskusi yang dilangsungkan di Cafe Its Milk berjalan dengan hangat. Diskusi ini dalam rangka menyambut momentum hari jadi Kota Mataram ke-29 yang akan berlangsung pada 31 Agustus 2022 mendatang.

Diskusi yang mengusung tema “SE Harum Apa Kinerja Pemerintahan Kota Mataram ?” ini dihadiri oleh beberapa narasumber, di antaranya Pak Ismul Hidayat, S.IP, Ketua Komisi 1 DPRD Kota Mataram, Wali Kota Mataram kemudian di wakilkan oleh Kepala DISKOMINFO Kota Mataram, dan Akademisi FEB UNRAM, Dr. M. Firmansyah, SE.M.Si.

Dalam paparannya Pak Ismul Hidayat sebagai anggota Dewan yang sekaligus sebagai ketua komisi 1 DPRD kota Mataram menyampaikan bahwa sejauh ini pemerintah dan lembaga legislatif tetap berkoordinasi dan bersinergi.

“Sejauh ini kami menilai pemerintah tetap berkoordinasi. Dan kami melihat pembangunan kota Mataram sejauh ini sudah bagus.”, ujarnya saat penyampaian materi.

“Terlepas dari hal tadi, Memang masih ada beberapa catatan yang kami lihat, seperti masalah Sampah, masalah area PKL, masalah eksploitasi dan beberapa masalah yang lainnya.”, tegasnya.

Kepala DISKOMINFO, Bapak Drs. I Nyoman Suwandiasa, MH yang saat diskusi mewakili wali Kota menyampaikan bahwa sejauh ini kota Mataram Masih dalam kondisi yang baik.

“Kami menilai kota Mataram di bawah kepemimpinan pak Mohan Masih baik. Sudah 17 penghargaan di raih.”, paparnya.

Ia juga menyampaikan bahwa memang masih ada beberapa catatan yang mesti jadi PR, apalagi di momentum HUT Kota Mataram yang ke-29 ini.

“Tidak bisa di pungkiri Memang, ada beberapa catatan yang kami lihat, seperti salah satunya masalah sosial. Eksploitasi anak menjadi masalah yang hari ini masih kita tangani. Dan ini ada oknum yang bermain.”, jelasnya.

Akademisi FEB UNRAM, Dr. M. Firmansyah, SE., Msi turut di undang di kegiatan dialog kali ini. Ia menyampaikan bahwa kota Mataram ini jadi episentrum segala aktivitas.

“kota Mataram ini menjadi episentrum segala aktivitas. Karenanya ia mesti nyaman, aman dan orang bisa beraktivitas dengan baik disini.”, pungkasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa semua elemen mesti bersinergi dalam pembangunan kota.

“Semua pihak tentunya harus bersinergi. Mulai dari pemerintah, masyarakat dan pelaku industri”, jelas dokter muda asal Bima tersebut.

Diskusi ini juga menyoroti beberapa hal lain yang harus dibenahi, terutama pada pengelolaan lahan untuk para pedagang kali lima (PKL) dan pedagang asongan.

Hingga saat ini, pemerintah Kota Mataram telah menertibkan para PKL yang berjualan dipinggir jalan guna mempercantik tata ruang. Namun hal itu berdampak pada pedagang yang tidak berjualan seperti biasanya.

Irwan sebagai Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) PD Mataram memberikan catatan kepada pemerintah, hingga saat ini masih banyak yang belum diselesaikan, padahal itu sudah menjadi janjinya Ketika dilantik menjadi Wali Kota Mataram.

“Pemerintah Kota Mataram, harus menyelesaikan janjinya, kita bisa melihat masih banyak pedagang hanya bisa berharap diberikan tempat berjualan oleh pemerintah, sedangkan sampai saat ini, para PKL yang ditertibkan belum juga mendapatkan solusi dari pemerintah untuk aktif kembali untuk berjualan.”, kata Irwan.

Selain itu juga, melihat semakin maraknya anak yang meminta uang (mengemis), menjadikan pemerintah harus berbenah lebih cepat lagi, karena makin banyak yang berjalan di sudut-sudut Kota hanya untuk memenuhi kebutuhannya.

Tidak hanya sampai disitu saja, para orang tua juga masih banyak yang memberikan izin bahkan memerintahkan anaknya untuk berkeliaran di malam hari.

Anak dibawah umur inisial I & N saat diwawancarai oleh anggota KAMMI, dia menuturkan bahwa, keluar malam sudah menjadi kebiasaan, “Saya tidak dimarahi sama orang tua, bahkan kami disuruh. Karna kami harus mencari dana untuk keperluan operasi orang tua kami.”, katanya.

Akan tetapi, pada saat itu juga, ketika salah satu dari anggota KAMMI yang ingin mengantarnya pulang, mereka langsung menolaknya, karena takut nanti dimarahi sama orang tuanya.

Terakhir setelah diskusi Irwan selaku Ketua PD KAMMI Mataram mengajukan selembar kertas putih berisikan beberapa point tuntutan penting, mulai dari komitmen pemerintah menyelesaikan persoalannya eksploitasi anak di kota Mataram, sampai solusi terhadap para pedang kaki lima.

Tuntutan itupun diterima langsung oleh Kepala DISKOMINFO, Bapak Drs. I Nyoman Suwandiasa, MH.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

SnapDate Evaluación en 2019

¿Está buscando adulto sitios de citas que lo hará sus preferencias? Entonces es esto por qué estás durante aquello SnapDate análisis? Bueno,...

Estilo antiguo Citasâ „¢: Popular Citas con Principios de estilo antiguo

La pequeña tipo: cuando Dennie Smith observó ella no aprobar anuncios de contactos en Montilla este romántico amantes su hija, Laurel,...

If She Cheats, You Have Let Her Go?

If She Cheats, In The Event You Absolutely Allow Her To Go? The Question The AnswerHi CC, No. Never get their back.  I am aware this is hard...

eHarmony visibility Questions: 17 Examples & suggestions for Answering

Not too long ago, eHarmony revealed that new members would not need respond to every concern on the webpage's exclusive survey throughout the signup...

Recent Comments